Best Practices Penyusunan Modul Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila Sebagai Implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar Muhammadiyah

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kurang optimalnya pelatihan penyusunan modul proyek penguatan profil pelajar Pancasila bagi guru di lapangan. Adapun  tujuan  dari  kegiatan  pengabdian kepada masyarakat  ini adalah untuk; 1) Meningkatkan pentingnya pemahaman kurikulum merdeka di lingkungan pendidikan dasar 2) Meningkatkan pemahaman tentang profil Pelajar Pancasila dalam kurikulum merdeka, 3) Meningkatkan pemahaman tentang implementasi kurikulum merdeka dalam kegiatan kurikuler, kokurikuler dan intra kurikuler, 4) Meningkatkan pemahaman dan keterampilan penyusunan  penguatan profil pelajar Pancasila di lingkungan sekolah masing-masing. Berdasarkan pelatihan dan bimtekyang telah dilakukan di SD Muhammadiyah 09,  kegiatan pengabdian ini mendapatkan respon yang positif dari para guru yang mengikuti kegiatan tersebut. Hal ini terlihat dari tingginya antusias dari para guru pada saat mengikuti kegiatan pelatihan dan bimbingan teknis.Hal  utama yang  dilakukan  pada  saat  pelaksanaan kegiatan  pengabdian  ini adalah guru-guru yang menjadi peserta pelatihan diminta untuk mengidentifikasi permasalahan  terkait  penyusunan proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Kemudian guru-guru diberikan pemahaman tentang materi-materi dan permasalahan yang berhubungan dengan penyusunan proyek penguatan profil pelajar Pancasila. Sebagai umpan balik dari kegiatan ini, pihak Kepala Sekolah dan guru sekolah dasar Muhammadiyah mengatakan bahwa mereka bersedia menjadi sekolah binaan dan mitra  untuk  berbagai kegiatan demi peningkatan kualitas  pendidikan  di sekolah mereka. Harapannya dari pihak Kepala Sekolah dan guru-guru yang ada di Sekolah Dasar Muhammadiyah 9, prestasi sekolah mereka dapat terus meningkat dengan adanya kemitraan dan kerjasama yang dibangun dengan pihak Universitas Muhammadiyah Malang

Keywords
  • Best practices
  • Proyek penguatan
  • Profil pelajar
  • Pancasila Pelatihan
  • Bimtek
References
  1. Referensi
  2. Aisyah M, A. (2018). Pendidikan Karakter: Konsep dan Implementasinya. Kencana.
  3. Al Kadri, H., & Widiawati, W. (2020). Strategic Planning in Developing the Quality of Educators and Education Personnel. Indonesian Research Journal in Education |IRJE| , 4(2), 324–346. https://doi.org/10.22437/irje.v4i2.9410
  4. Azmi, S. A., & Gistituati, N. (2020). Teachers ’ Work Motivation in SMPN RAO , Pasaman Regency. 412–417.
  5. Barlian, U. C., & Solekah, S. (2022). Implementasi kurikulum merdeka dalam Meningkatkan mutu pendidikan. JOEL: Journal ofEducational and Language Research, 1(12), 2105–2118.
  6. Chandra, R. (2022, August). Buntut Tawuran Brutal Siswa SMK di Padang, Tentara Kini Ikut Kawal Pelajar Pulang Sekolah. Suarasumbar.id. https://sumbar.suara.com/read/2022/08/01/121157/buntut-tawuran- brutal-siswa-smk-di-padang-tentara-kini-ikut-kawal-pelajar-pulang-sekolah
  7. Chusyairi, A., Konten, P., & Sabira, S. (2020). Pelatihan Pembuatan Konten Pendidikan Pada YouTube Menggunakan Zoom Dan Editing Video Filmora. JILPENMAS (Jurnal Ilmiah Pengabdian Masyarakat), 1(01), 55. https://jurnal.poltekbiskal.ac.id/index.php/jilpenmas/article/view/37
  8. Daga, A. T. (2021). Makna Merdeka Belajar dan Penguatan Peran Guru di Sekolah Dasar. Jurnal Educatio FKIP UNMA, 7(3), 1075– 1090. https://doi.org/10.31949/educatio.v7i3.1279
  9. Darmawan, Reka et.al. 2016. The Development of Vlogging as Learning Media to Improve Student’s Learning Enthusiasm on MYOB Manufacture (Debt Card) Material. Jurnal Kajian Pendidikan Akuntansi Indonesia Edisi 3.
  10. Dian Kusumawardani. (2022, August 22). Peran Guru dan Sekolah Penggerakdalam Implementasi Kurikulum Merdeka. https://blog.kejarcita.id/peran-guru-dan sekolah-penggerak-dalam-implementasi-kurikulum-merdeka/
  11. Hadiyanto, H. (2015). Integrasi Pendidikan Karakter Di Smp Pondok Pesantren Modern Nurul Ikhlas Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat. Pedagogi: Jurnal Ilmu Pendidikan, 15(2), 87. https://doi.org/10.24036/pedagogi.v15i2.5834
  12. Hadiyanto, H. (2016). Building Characters through the School Climate Improvement. In Proceeding International Seminar on Education (ISE) 2nd, 2016 (pp. 761–767). http://repository.unp.ac.id/11612/1/building characters through 1.pdf
  13. Hadiyanto, H., & Syahril, S. (2018). Perbaikan Iklim Kelas untuk Peningkatan Kualitas Pembelajaran di Perguruan Tinggi. 1–8.
  14. Heru Aliwardhana. (2021). Upaya Meningkatkan Keterampilan Guru dalam Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis Power Point dan Filmora Melalui in House Training. AL-FIKRAH: Jurnal Studi Ilmu Pendidikan Dan Keislaman, 4(1), 22–43. https://doi.org/10.36835/alfikrah.v4i1.109
  15. Istianah,A., Mazid, S., Hakim, S., & Susanti, R. P. (2021). “Integrasi Nilai-Nilai Pancasilauntuk Membangun Karakter Pelajar Pancasila di Lingkungan Kampus.” Jurnal Politik, Hukum, SosialBudaya Dan Pendidikan, 19(1), 59–68.
  16. Ismail, R., & Imawan, O. R. (2021). Meningkatkan Penguasaan TPACK Guru Di Papua Melalui Pelatihan Pembuatan Video Pembelajaran Pada Masa Pandemi Covid- 19. Jurnal Masyarakat Mandiri, 5(1), 277–288. Nurpavitra, D., & Sudjanarti, D. (201)
  17. Karmedi, M. I., Firman, F., & Rusdinal, R. (2021). Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran Sejarah Selama Pandemi Covid- 19. Journal of Education Research, 2(1), 44–46. https://doi.org/10.37985/jer.v2i1.45
  18. Kemendikbudiristek. (n.d.). Tahapan Implementasi Kurikulum Merdeka. IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA. Retrieved November 23, 2022, from https://kurikulum.gtk.kemdikbud.go.id/detail-ikm/
  19. Kemendikbud. (2017). Gerakan Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Indonesian Ministry of Education and Culture, 1– 10. https://cerdasberkarakter.kemdikbud.go.id/?page_id=132
  20. Kementerian Pendidikan Nasional. (2019). Desain Induk Pendidikan Karakter. Kementerian Pendidikan Nasional.
  21. Khan, Y. (2010). Pendidikan Karakter Berbasis PotensiDiri. Pelangi Publishing.
  22. Keputusan Menteri Nomor 262/M/2022 Perubahan atas keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran.
  23. Keputusan Kepala BSKAP Nomor 009/H/KR/2022 Tentang Dimensi dan Elemen Profil Pelajar Pancasila Pada Kurikulum Merdeka
  24. Luhsasi, Dwi Iga dan Arief Sadjiarto, YouTube: Trobosan Media Pembelajaran Ekonomi Bagi Mahasiswa. Jurnal Ekonomi Pendidikan dan Kewirausahaan. Vol. 5. No. 2, Tahun 2017
  25. Lickona, T. (1992). Educating For Character; How Our School Can Teach Respect and Responsibiliy. Bantam Books.
  26. Novera, E., Daharnis, D., Yeni, E., & Ahmad, F. (2021). Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila: Sebuah Orientasi Baru Pendidikan dalam Meningkatkan Karakter Siswa Indonesia. Jurnal Basicedu, 5(6), 6349_6356.
  27. Nugraha, D. W. P., Firman, & Rusdinal. (2021). Pembentukan Karakter Siswa Dalam pembelajaran Sejarah Melalui Nilai Kearifan Lokal Tradisi Kenduri SKO Kabupaten Kerinci. JurnalPendidikan Tambusai, 5(1), 92–94.
  28. Samekto, F. X. A. (2021) . Tentang profil pelajar Pancasila. https://www.kompas.id/baca/
  29. opini/2021/02/05/tentang-profil-pelajarpancasila
  30. Seechaliao, T. (2017). Instructional strategies to support creativity and innovation in education. Journal of Education and Learning, 6(4), 201–208.
  31. Snyder, F. J., Vuchinich, S., Acock, A., Washburn, I. J., & Flay, B. R. (2012). mproving elementary school quality through the use of a social-emotional and character development program: A matched-pair, cluster-
  32. randomized, controlled trial in Hawai’i. Journal of School Health, 82(1), 11–20.
  33. Sukatin, & Shoffa.Saifillah. (n.d.). Pendidikan Karakter (C. B. Utama (ed.)).
  34. Sulastri, Sulastri, Gistituati, N., Neviyarni, S., & Aimon, H. (2018). The Leadership Competency of HigherEducation Administrative Leaders. Applied Science and Technology, 2(1).
  35. Suyanto. (2010). Panduan Pendidikan Karakter di Sekolah Menengah Pertama. DIKTI.
  36. Wahono, Tri. 2010. YouTube dan Facebook Jadi Media Belajar. Kompas Edisi Senin 16 Agustus.
  37. Zubaedi. (2011). Desain Pendidikan Karakter KonsepsidanAplikasidalam Lembaga Pendidikan. Kencana.