Strategi menumbuhkan minat menulis karya ilmiah pada mahasiswa
-
Published: October 21, 2025
-
Page: 200-211
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi minat menulis karya ilmiah di kalangan mahasiswa serta merumuskan strategi yang efektif untuk meningkatkannya di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka melalui telaah berbagai literatur, artikel akademik, dan hasil penelitian terdahulu yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa minat menulis mahasiswa dipengaruhi oleh faktor internal seperti motivasi, kepercayaan diri, dan minat pribadi, serta faktor eksternal seperti dukungan dosen, lingkungan akademik, dan ketersediaan sumber daya. Strategi yang dinilai efektif meliputi pelatihan dan pendampingan penulisan, pemberian insentif, pembentukan komunitas penulis, serta penyediaan fasilitas akademik yang memadai. Studi kasus dari beberapa universitas menunjukkan bahwa keberhasilan peningkatan minat menulis sangat bergantung pada dukungan kelembagaan dan kolaborasi antara mahasiswa dan dosen. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa menulis karya ilmiah perlu dibangun sebagai budaya akademik yang berkelanjutan melalui

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
- Aitchison, C., & Guerin, C. (2014). Writing groups for doctoral education and beyond: Innovations in practice and theory. Routledge.
- Al, K., et al. (2021). Analisis pentingnya kemampuan menulis karya ilmiah pada siswa SMA. Jurnal …, 4(4), 167–186.
- Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
- Barrot, J. S. (2021). Scientific writing instruction in higher education: A systematic review. Journal of Writing Research, 13(2), 301–340. https://doi.org/10.17239/jowr
- Boice, R. (1990). Professors as writers: A self-help guide to productive writing. New Forums Press.
- Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
- Dison, A., & Mendelowitz, B. (2017). Academic literacies and writing development in higher education. Journal of Academic Writing, 7(1), 1–16.
- Fatmawati, E. (2021). Dukungan perpustakaan dalam implementasi “Kampus Merdeka dan Merdeka Belajar.” Jurnal Pustaka Ilmiah, 6(2), 1076. https://doi.org/10.20961/jpi.v6i2.46682
- Flowerdew, J. (2015). Writing for scholarly publication in English: The challenges for multilingual scholars. Journal of English for Academic Purposes, 19, 45–52. https://doi.org/10.1016/j.jeap.2015.02.002
- Graham, S., & Harris, K. R. (2020). Evidence-based writing practices: Implications for postsecondary instruction. Educational Psychology Review, 32(2), 415–448.
- Gunarto, M., & Haddy, I. A. (2023). Pengaruh insentif terhadap peningkatan publikasi karya ilmiah dan dampaknya pada pengembangan karier dosen. Jurnal Muara Ilmu Ekonomi dan Bisnis, 7(1), 176–186. https://doi.org/10.24912/jmieb.v7i1.23253
- Haru, S. S. S. R. (2023). Upaya meningkatkan motivasi berprestasi pada mahasiswa. Jurnal Alternatif: Wacana Ilmiah Interkultural, 12(1).
- Heriyudananta, M. (2021). Analisis kompetensi menulis karya tulis ilmiah mahasiswa di Indonesia. Ascarya: Journal of Islamic Science, Culture and Social Studies, 1(1), 47–55. https://doi.org/10.53754/iscs.v1i1.5
- Hyland, K. (2019). Teaching and researching writing (3rd ed.). Routledge.
- Kellogg, R. T. (2008). Training writing skills: A cognitive developmental perspective. Journal of Writing Research, 1(1), 1–26.
- Lahagu, D. K., & Lahagu, T. S. (2024). Pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan literasi mahasiswa. Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik (IDENTIK), 1(3), 108–113.
- Manurung, A. S., Fahrurrozi, F., Utomo, E., & Gumelar, G. (2023). Implementasi berpikir kritis dalam upaya mengembangkan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Jurnal Papeda, 5(2), 120–132. https://doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v5i2.3965
- Mujahidin, E. (2018). Model pembelajaran pengembangan kemampuan penulisan karya ilmiah bagi mahasiswa Universitas Ibn Khaldun. Prosiding SNTP, 8(2), 326–336.
- Pajares, F. (2003). Self-efficacy beliefs, motivation, and achievement in writing. Reading & Writing Quarterly, 19(2), 139–158.
- Patriya, G. W., & Awunim, P. M. (2020). Notasi ilmiah. Jurnal …
- Qhusyaeri, A., Musthofa, A., Ghufron, M., Sholihin, M., & Dahlan, A. (2024). Pengenalan karya tulis ilmiah dalam membangun budaya menulis ilmiah siswa MA Riyadlus Sholihin. Scholastica: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 6(2), 1–14.
- Rohman, M., Kurniawan, W., Nawawi, M. L., & Yana, H. H. (2024). Pelatihan penyusunan artikel ilmiah bagi mahasiswa perguruan tinggi keagamaan Islam. Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 4(2), 185–198. https://doi.org/10.53621/jippmas.v4i2.364
- Silva, T., & Matsuda, P. K. (2012). Practices and pedagogies in writing instruction. Cambridge University Press.
- Suratni, S., et al. (2025). Pelatihan keterampilan menulis ilmiah bagi mahasiswa semester akhir. ARDHI: Jurnal Pengabdian Dalam Negeri, 3(2), 14–23. https://doi.org/10.61132/ardhi.v3i2.1092
- Susilo, A., Marianita, & Satinem, Y. (2025). Pelatihan dan pendampingan penulisan karya tulis ilmiah untuk peningkatan kualitas mahasiswa. Madaniya, 6(2), 813–822.
- Swales, J. M. (2011). Academic writing for graduate students (3rd ed.). University of Michigan Press.
- Tanjaya, C. O., & Basaria, D. (2024). Gambaran prokrastinasi penyelesaian skripsi pada mahasiswa yang tidak lulus tepat waktu. Jurnal Syntax Admiration, 5(12), 5444–5456. https://doi.org/10.46799/jsa.v5i12.1878
- Wenger, E. (1998). Communities of practice: Learning, meaning, and identity. Cambridge University Press.
- Zimmerman, B. J. (2000). Self-efficacy: An essential motive to learn. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 82–91.
- Zulfahmi, & Muklis, M. (2024). Penguatan budaya ilmiah mahasiswa melalui pembentukan UKM karya ilmiah dan penelitian. Jurnal Ilmiah Multidisiplin Ilmu, 1(2), 99–105.