Pengembangan LKPD terintegrasi PJBL-STEM pada materi ekosistem untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif siswa sekolah menengah atas

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji dampak integrasi PjBL-STEM dalam Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) materi Ekosistem terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis dan kolaboratif siswa SMA. Penelitian ini merupakan Research and Development (R&D) menggunakan model pengembangan 4-D (Define, Design, Develop, Disseminate) dari Thiagarajan, dengan tahap Disseminate tidak dilaksanakan. Subjek penelitian adalah 31 siswa kelas X SMA Pembangunan Laboratorium UNP, Padang. Instrumen pengumpulan data meliputi lembar validasi ahli, angket respons siswa, lembar observasi kolaborasi, dan tes esai berpikir kritis. Analisis dampak diukur menggunakan uji beda pre-test dan post-test serta N-Gain score. Hasil validasi ahli menunjukkan bahwa LKPD terintegrasi PjBL-STEM sangat layak digunakan dengan persentase kevalidan 91% dan kepraktisan 95%. Implementasi LKPD menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan pada hasil pre-test dan post-test. Uji N-Gain menunjukkan dampak peningkatan keterampilan berpikir kritis sebesar 0,67 (kategori sedang) dan keterampilan kolaboratif sebesar 0,89 (kategori tinggi). Disimpulkan bahwa integrasi PjBL-STEM dalam LKPD Ekosistem tidak hanya valid dan praktis, tetapi juga berdampak positif dan signifikan dalam memberdayakan keterampilan berpikir kritis dan kemampuan kolaborasi siswa secara holistik.

Keywords
  • Berpikir kritis; Ekosistem; Integrasi PjBL-STEM; Kolaboratif; LKPD
References
  1. Aini, M., Ridianingsih, D. S., & Yunitasari, I. (2022). Efektivitas model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) berbasis STEM terhadap keterampilan berpikir kritis siswa. Jurnal Kiprah Pendidikan, 1(4), 247–253.
  2. Alkautsar, S., Nuryady, M., Husamah, H., Wahyono, P., & Miharja, F. (2023). STEM-PjBL Worksheet: Ways to Improve Students' Collaboration, Creativity, and Computational Thinking. Jurnal Kependidikan, 9(2), 681–695.
  3. Allanta, T. R., & Puspita, L. (2021). Analisis keterampilan berpikir kritis dan self efficacy peserta didik: Dampak PjBL-STEM pada materi ekosistem. Jurnal Inovasi Pendidikan IPA, 7(2), 158–170.
  4. Bybee, R. W. (2013). The case for STEM education: Challenges and opportunities. NSTA Press.
  5. Ennis, R. H. (2011). Critical thinking: Reflection and perspective Part I. Inquiry: Critical Thinking Across the Disciplines, 26(1), 4–18.
  6. Facione, P. A. (2015). Critical thinking: What it is and why it counts. Insight Assessment.
  7. Fadilah, D. A., Maharani, A. D., & Afza, A. (2025). Pengembangan LKPD berbasis proyek terintegrasi STEM pada materi transpor dan pertukaran zat pada manusia fase F di SMA/MA. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10(3).
  8. Greenstein, L. (2012). Assessing 21st century skills: A guide to evaluating mastery and authentic learning. Corwin Press.
  9. Hake, R. R. (1998). Interactive-engagement versus traditional methods: A six-thousand student survey of mechanics test data for introductory physics courses. American Journal of Physics, 66(1), 64–74.
  10. Hakim, N. K., Putri, D. C., & Rachman, I. F. (2025). Penerapan Project-Based Learning berbasis STEM dalam meningkatkan keterlibatan siswa. Jurnal Nasional Dinamika, 12(1), 45–56.
  11. Han, S., Capraro, R., & Capraro, M. M. (2015). How science, technology, engineering, and mathematics (STEM) project-based learning affects high school students' mathematics achievement. International Journal of STEM Education, 2(9), 1–12.
  12. Huda, D. N., Putra, P. D. A., & Rusdianto. (2025). Pengembangan LKPD dengan pendekatan STEM untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis siswa pada pembelajaran IPA SMP. Jurnal Pendidikan MIPA, 15(3), 112–125.
  13. Meivinia, A. P., Ardi, Zulyusri, & Helsa. (2023). Validitas instrumen tes keterampilan berpikir kritis pada materi virus di fase E SMA/MA. Jurnal Riset Tindakan Indonesia, 8(1), 132–137.
  14. Nuryanti, L., Zubaidah, S., & Diantoro, M. (2018). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa SMP. Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan, 3(2), 155–158.
  15. Odum, E. P., & Barrett, G. W. (2005). Fundamentals of ecology (5th ed.). Thomson Brooks/Cole.
  16. OECD. (2023). PISA 2022 results (Volume I): The state of learning and equity in education. OECD Publishing.
  17. Patton, A. (2013). Work that matters: The teacher's guide to project-based learning. The Autodesk Foundation.
  18. Purwanto, N. (2012). Prinsip-prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. PT Remaja Rosdakarya.
  19. Putri, M. A. N., & Dwikoranto. (2022). Implementation of STEM Integrated Project Based Learning (PjBL) to Improve Problem Solving Skills. Berkala Ilmiah Pendidikan Fisika, 10(1), 56–68.
  20. Suwastini, N. M. S. (2022). LKPD sebagai media pembelajaran interaktif: aspek tampilan isi LKPD. Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran, 6(2), 125–136.
  21. Thiagarajan, S. (1974). Instructional development for training teachers of exceptional children: A sourcebook. ERIC.
  22. Thibaut, L., Ceuppens, S., De Loof, H., De Meester, J., Goovaerts, L., Struyf, A., & Depaepe, F. (2018). Integrated STEM education: A systematic review of instructional practices in secondary education. European Journal of STEM Education, 3(1), 1–12.
  23. Zebua, J. Y., dkk. (2023). Analisis kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Didaktika, 14(2), 89–102.