Evaluasi tingkat penerapan green construction pada proyek pembangunan gedung kuliah fakultas teknik (b, c, dan d) menggunakan model assessment green construction (MAGC)

Abstract

Sektor bangunan dan konstruksi menyumbang sekitar 37% emisi karbon global, sehingga evaluasi green construction penting untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi capaian indikator green construction pada Proyek Pembangunan Gedung Kuliah Fakultas Teknik (B, C, dan D) Universitas Negeri Padang menggunakan Model Assessment Green Construction (MAGC) yang diintegrasikan dengan Analytical Hierarchy Process (AHP). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap lima personel kontraktor yang dipilih berdasarkan keterlibatan langsung dan pengetahuan tentang pengelolaan proyek, yaitu Project Manager, Site Manager, Site Engineer, Site Procurement, dan Quantity Surveyor. Data dikumpulkan melalui kuesioner Skalogram Guttman terhadap 142 indikator, pembobotan AHP, serta triangulasi dokumen Rencana Kerja dan Syarat (RKS), gambar kerja, dan foto lapangan. Hasil pengujian menunjukkan Koefisien Reprodusibilitas 0,9099, Koefisien Skalabilitas 0,8197, dan reliabilitas KR-20 sebesar 0,8998. Sebanyak 139 indikator (97,9%) memperoleh nilai lebih dari nol, dengan nilai akhir Green Construction (NGC) sebesar 0,8540 atau 85,4% dari nilai ideal instrumen. Skor ini merepresentasikan hasil penilaian berbobot berdasarkan jawaban responden, bukan tingkat implementasi yang seluruhnya terverifikasi. Aspek Sumber Daya dan Siklus Material memiliki nilai tertinggi (NAGC 0,2373), sedangkan Tepat Guna Lahan terendah (0,0872). Triangulasi menunjukkan 30,3% nilai NGC terkonfirmasi melalui dokumentasi, sementara 52,1% indikator belum dapat diverifikasi karena keterbatasan bukti. Dari tiga indikator bernilai nol, satu teridentifikasi sebagai kegagalan implementasi. Kebaruan metodologis penelitian terletak pada integrasi normalisasi bobot indikator per faktor dan triangulasi dokumenter untuk membedakan skor penilaian dari implementasi terverifikasi. Temuan ini menegaskan perlunya memperkuat dokumentasi dan mengintegrasikan persyaratan green construction ke dalam dokumen kontrak.

Keywords
  • Green construction,
  • Model assessment green construction,
  • Analytical hierarchy process,
  • Triangulasi data,
  • Normalisasi bobot
References
  1. Adistianti, N., & Sucita, I. K. (2020). Penerapan konstruksi hijau pada proyek Apartemen X di Jakarta Pusat. Construction and Material Journal, 2(2), 91–98. https://doi.org/10.32722/cmj.v2i2.3089
  2. Arman, U. D., Nasmirayanti, R., Sari, A., & Putri, F. O. (2022). Penilaian model assessment green construction proyek pembangunan Hotel Santika Premiere Padang. Rang Teknik Journal, 5(2), 321–330. https://doi.org/10.31869/rtj.v5i2.3347
  3. Darko, A., & Chan, A. P. C. (2018). Strategies to promote green building technologies adoption in developing countries: The case of Ghana. Building and Environment, 130, 74–84. https://doi.org/10.1016/j.buildenv.2017.12.022
  4. Díaz Caselles, L. M., & Guevara, J. (2024). Sustainability performance in on-site construction processes: A systematic literature review. Sustainability, 16(3), Article 1047. https://doi.org/10.3390/su16031047
  5. Ervianto, W. I. (2012). Selamatkan bumi melalui konstruksi hijau: Perencanaan, pengadaan, konstruksi & operasi. [Penerbit perlu dikonfirmasi].
  6. Ervianto, W. I. (2013). Identifikasi indikator green construction pada proyek konstruksi bangunan gedung di Indonesia. [Penerbit atau sumber publikasi perlu dikonfirmasi].
  7. Ervianto, W. I. (2015a). Capaian green construction dalam proyek bangunan gedung menggunakan Model Assessment Green Construction. Dalam Prosiding Konferensi Nasional Teknik Sipil 9 (KoNTekS 9) (hlm. 453–460).
  8. Ervianto, W. I. (2015b). Implementasi green construction sebagai upaya pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.
  9. Ervianto, W. I., Soemardi, B. W., Abduh, M., & Suryamanto. (2011). [Judul makalah belum tersedia]. Dalam Prosiding Konferensi Nasional Pascasarjana Teknik Sipil (KNPTS). [Informasi volume, halaman, dan penerbit perlu dikonfirmasi].
  10. Firdaus, A., Setiawan, T. H., & Reynaldy, J. I. (2018). Barriers to the implementation of green construction: A case study in Bandung, Indonesia. International Journal of Integrated Engineering, 10(8), 1–7. https://doi.org/10.30880/ijie.2018.10.08.001
  11. Frick, H., & Suskiyatno, B. (2007). Dasar-dasar arsitektur ekologis. Kanisius.
  12. Furqan, M. A. T. B., & R. H. A. (2016). Identifikasi indikator penerapan green construction pada proyek konstruksi gedung di Kota Banda Aceh. Jurnal Teknik Sipil Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 5(1), 101–107. [Nama penulis perlu diperiksa kembali berdasarkan artikel asli].
  13. Glavinich, T. E. (2008). Contractor’s guide to green building construction. John Wiley & Sons. https://doi.org/10.1002/9780470259979
  14. Gu, J., Guo, F., Peng, X., & Wang, B. (2023). Green and sustainable construction industry: A systematic literature review of the contractor’s green construction capability. Buildings, 13(2), Article 470. https://doi.org/10.3390/buildings13020470
  15. Guttman, L. (1944). A basis for scaling qualitative data. American Sociological Review, 9(2), 139–150. https://doi.org/10.2307/2086306
  16. Hussain, A., & Hussain, I. (2023). Sustainability assessment for construction projects: A cost-sustainability tradeoff approach. Journal of Cleaner Production, 423, Article 138727. https://doi.org/10.1016/j.jclepro.2023.138727
  17. Ichsan, Z. M. (2023). Studi indikator green construction pada proyek konstruksi bangunan gedung [Skripsi, Universitas Islam Sultan Agung].
  18. Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. (2021). Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 9 Tahun 2021 tentang pedoman penyelenggaraan konstruksi berkelanjutan.
  19. Kibert, C. (1994). Establishing principles and a model for sustainable construction. [Informasi prosiding atau penerbit perlu dilengkapi].
  20. Kibert, C. J. (2016). Sustainable construction: Green building design and delivery (4th ed.). John Wiley & Sons.
  21. Laila, N. A. C., Wiryasuta, I. K. H., & Hardiyanti, S. A. (2023). Kajian tingkat penerapan green construction pada proyek konstruksi gedung fasilitas pendidikan di Jawa Timur. Jurnal Teknik Sipil Giratory UPGRIS, 4(2), 55–64. https://doi.org/10.26877/giratory.v4i2.18029
  22. Maulidianti, N. A., Mulyani, E., & Nuh, S. M. (2021). Identifikasi konsep green construction pada perencanaan Gedung Perpustakaan Pusat Universitas Tanjungpura. JeLAST: Jurnal Teknik Kelautan, PWK, Sipil, dan Tambang, 8(1). https://doi.org/10.26418/jelast.v8i1.44606
  23. Muna, Z. I., & Karlinasari, R. (2024). Studi indikator green construction pada proyek konstruksi bangunan gedung Magister Teknik Sipil Universitas Islam Sultan Agung Semarang [Jenis karya dan informasi institusi perlu dikonfirmasi].
  24. Ningrum, D. A., Siagian, T. S., & Rasyid, A. (2024). The green construction model in the construction industry to support a sustainable green economy. Jurnal Ekonomi, 13(1), 91–106. https://doi.org/10.54209/ekonomi.v13i01
  25. Osmani, M. (2012). Construction waste minimization in the UK: Current pressures for change and approaches. Procedia—Social and Behavioral Sciences, 40, 37–40. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2012.03.158
  26. Peginusa, S. S., Sari, D. P., Tendean, C., & Soukotta, D. (2025). Analisis efektivitas penerapan konstruksi hijau pada proyek bangunan berkelanjutan. Jurnal Konstruksi, 23(2), 145–156. https://doi.org/10.33364/konstruksi/v.23-2.2762
  27. Project Management Institute. (2021). A guide to the project management body of knowledge (PMBOK guide) (7th ed.) and The standard for project management.
  28. Praganingrum, T. I., Pradnyadari, N. L. M. A. M., Suryatmaja, I. B., Suryadarmawan, I. G. A. G., Saraswati, N. N. I. S., & Utama, P. A. R. (2023). Identifikasi penerapan green construction pada proyek konstruksi. Jurnal Permukiman, 18(1), 45–52. https://doi.org/10.31815/jp.2023.18.45-52
  29. Putra, I. P. A. W. D., Winaya, I. N. A. P., & Yasada, G. (2021). Analisis implementasi konstruksi hijau menggunakan Model Assessment Green Construction (studi kasus proyek pembangunan Pasar Umum Gianyar). Proceedings, 9(1), 21–31. https://ojs2.pnb.ac.id/index.php/proceedings/article/view/259
  30. Putra, T. R. (2023). Capaian green construction pada proyek bangunan gedung dengan Model Assessment Green Construction (MAGC) (studi kasus: Pegadaian Tower–Jakarta Pusat) [Skripsi sarjana, Institut Teknologi Sumatera]. Repository Institut Teknologi Sumatera. https://repository.itera.ac.id/depan/submission/SB2306050003
  31. Putri, A. A. (2024). Implementasi green construction pada proyek pembangunan Gedung Kantor Utama Polda Jawa Barat [Skripsi, Universitas Pendidikan Indonesia].
  32. Sahrudin. (2024). Analisis penerapan green construction menggunakan Model Assessment Green Construction untuk meningkatkan konstruksi berkelanjutan (studi kasus Perumahan Nava Town Talang Bakung). [Informasi jenis karya dan institusi perlu dilengkapi].
  33. Saaty, T. L. (2008). Decision making with the analytic hierarchy process. International Journal of Services Sciences, 1(1), 83–98. https://doi.org/10.1504/ijssci.2008.017590
  34. Shi, Q., Zuo, J., Huang, R., Huang, J., & Pullen, S. (2013). Identifying the critical factors for green construction: An empirical study in China. Habitat International, 40, 1–8. https://doi.org/10.1016/j.habitatint.2013.01.003
  35. Silvius, A. J. G., & Schipper, R. P. J. (2014). Sustainability in project management: A literature review and impact analysis. Social Business, 4(1). https://doi.org/10.1362/204440814X13948909253866
  36. Soehartono, C., Makalew, F. P., Sari, D. P., Wala, M. M., Tenda, J. E., Slat, E. N., et al. (2024). Evaluasi penerapan konsep green construction pada proyek pembangunan bangunan gedung Kantor Kementerian Koordinator 1 IKN Nusantara. Dalam Prosiding Seminar Nasional Produk Terapan Unggulan Vokasi (PTUV) ke-4 Politeknik Negeri Manado. [Daftar penulis lengkap dan halaman prosiding perlu dikonfirmasi].
  37. Sudiartha, K. E., Nadiasa, M., & Jaya, I. N. M. (2015). Kajian faktor-faktor green construction pada proyek konstruksi gedung di Kabupaten Badung. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 19(2), 148–155. https://ojs.unud.ac.id/index.php/jits/article/view/24146
  38. Sukmalaras, R. M., Soekiman, A., Sugiri, T., Kusmana, D., & Pratiwi, A. R. (2024). Evaluation of implementation green construction of Garut City Plaza Mall Project. Journal of Advanced Civil and Environmental Engineering, 7(1), 109–120. https://doi.org/10.30659/jacee.7.1.109-120
  39. Susilo, A. N., & Jin, O. F. (2022). Analisis tingkat penerapan konstruksi hijau dan faktor kendalanya pada proyek gedung. JMTS: Jurnal Mitra Teknik Sipil, 5(2), 533–546. https://doi.org/10.24912/jmts.v5i2.16508
  40. Thach, T. N., Nguyen, M. V., Khanh, H. D., Chien, P. T., & Ahn, Y. (2025). Toward sustainable development: An assessment of the performance of green construction sites using fuzzy synthetic evaluation. Engineering, Construction and Architectural Management, 33(5), 3576–3598. https://doi.org/10.1108/ECAM-07-2024-0839
  41. United Nations Environment Programme. (2024). 2023 global status report for buildings and construction: Beyond foundations—Mainstreaming sustainable solutions to cut emissions from the buildings sector. https://doi.org/10.59117/20.500.11822/45095
  42. Winarsih, A. L. C., Perwitasari, D., & Enjelina, L. (2022). Capaian green construction pada proyek gedung UIN Raden Intan Lampung dengan Model Assessment Green Construction (MAGC). CIVED: Journal of Civil Engineering and Vocational Education, 9(1), 81–90. https://doi.org/10.24036/cived.v9i1.113109
  43. Yan, H., Ding, G., Li, H., Wang, Y., Zhang, L., Shen, Q., & Feng, K. (2019). Field evaluation of the dust impacts from construction sites on surrounding areas: A city case study in China. Sustainability, 11(7), Article 1906. https://doi.org/10.3390/su11071906
  44. Yudelson, J. (2012). Green building trends: Europe. Island Press.
  45. Zuo, J., & Zhao, Z. Y. (2014). Green building research—Current status and future agenda: A review. Renewable and Sustainable Energy Reviews. https://doi.org/10.1016/j.rser.2013.10.021